Thiwul: Makanan Khas Jogja

tiwul merupakan salah satu jenis makanan pokok selain beras yang memiliki kandungan kalori dalam kadar yang lebih rendah. Banyak orang yang mengkonsumsi makanan yang satu ini karena alasan kesehatan. Bahkan diklaim dapat meringankan gejala maag dan gangguan metabolisme lainnya.

Dulu, santapan ini pernah menjadi makanan pokok yang dikonsumsi oleh rakyat Indonesia pada masa penjajahan Jepang. Kini jaman telah merdeka dan posisinya sudah digantikan dengan beras. Namun, di beberapa daerah khususnya di Gunung Kidul, Jogja, makanan tradisional ini masih sering dikonsumsi.

Olahan tiwul yang Lezat

olahan thiwul
olahan thiwul – apasih.web.id

tiwul memiliki nama panggilan yang lain yaitu oyek atau oyak. Sebutan tersebut biasanya diucapkan oleh masyarakat Banyumasan, Kebumen, ataupun Cilacap. By the way, tiwul berasal dari apa sih? Pertanyaan ini sering muncul khususnya di kalangan millenial yang kurang akrab dengan kuliner-kuliner tradisional.

Makanan pengganti nasi yang satu ini berasal dari bahan dasar singkong. Awalnya singkong dikupas bersih dan dikeringkan di bawah panas sinar matahari. Kemudian singkong kering (gaplek) ditumbuk kasar hingga membentuk butiran-butiran kecil untuk kemudian direbus layaknya nasi.

Umumnya hidangan ini disajikan dengan cita rasa aslinya yaitu tawar. Orang-orang biasa menyantapnya denganĀ  sambal, ikan asin, dan urap. Seiring berjalannya waktu, olahan dari gaolek ini memiliki rasa yang bermacam-macam.

Rasa-rasa tiwul

rasa thiwul
rasa thiwul – masakandapurku.com

Apa saja rasa tiwul? Jika berkunjung ke pusat oleh-oleh di daerah wisata Gunung Kidul dan sekitarnya, Anda akan menemui banyak varian rasa. Ada rasa gula jawa, gula pasir, coklat, dan keju.

Empat varian ini sering dijumpai dengan bentuk yang sudah dicetak bulat. Terkadang juga dibuat olahan rasa buah seperti nanas, nangka, dan strawberry. Namun, keberadaanny masih jarang dan sulit dicari.

Harga tiwul

harga thiwul
harga thiwul – Sarihusada.co.id

Harga yang dipatok oleh penjual biasanya relatif murah. Jika dijual dalam bentuk olahan, harga tiwulĀ aneka rasa biasa dibandrol mulai dari Rp 3.000-10.000 rupiah per kotaknya. Lebih murah dibandingkan harga bakpia pathok 25.

Varian harganya tergantung dari jumlah porsi dan rasa yang dipilih. Berbeda lagi manakala Anda membelinya dalam keadaan masih mentah. Harga perkilonya tidak jauh berbeda dengan beras. Justru pada musim-musim tertentu, harganya bisa dua kali lipat dari beras. Kualitas produk juga sangat mempengaruhi.

Para traveller yang singgah ke Jogja biasanya akan menyempatkan diri membeli oleh-oleh makanan tradisional yang satu ini. Namun, ada beberapa merk yang cukup terkenal dan selalu ramai pembeli.

Merk tiwul Populer Jogja

merk thiwul
merk thiwul – Tribunnews.com

Cita rasa yang gurih, harum, serta tekstur yang legit dan gak lengket biasanya menjadi pilihan utama. Beberapa merk tiwul populer di Jogja biasanya akan disandarkan pada si produsen ataupun pemilik toko. Merk yang seringkali jadi buruan pembeli antara lain merk Mbok Sum, Mbah Hadi, dan Pak Agus Lambang.

Saat berkunjung ke jogja, silakan memilih diantara merk-merk yang sudah terkenal tersebut. Untuk merk terkenal pertama yaitu ‘Mbok Sum’, alamatnya di Jalan Mangunan KM 4.5, Dlingo, Cempuk, Bantul.

Sedangkan merk ‘Mbah Hadi’ cukup strategis yaitu berada di Jetisharjo yang lokasinya sebelah Utara Tugu Jogja. Sedangkan toko Pak Agus Lambang berada di Jalan Wonosari-Baron Km 4. Tepatnya di Desa Karangrejek, Wonosari.

tiwul sangat membantu untuk mengganjal lapar cukup lama. Rasanya yang pulen dengan kombinasi kelapa parut gurih dapat meningkatkan selera makan Anda. Jangan lewatkan makanan khas yang satu ini manakala berkunjung ke kota Jogja. Dijamin tidak akan menguras kantong.

1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5
(1 Penggemar Bakpia, 5.00 / 5)
Loading...

Leave a Comment